Latar Belakang Misi Tujuan Sekretariat Kontak Kami Forum
Halaman Depan
  Partisipan PPF
Sektor Pemberi
 Sektor Perantara
 Sektor Penerima

Resources
Filantropi
Filantropi Perorangan
Filantropi Perusahaan
Filantropi Media
Filantropi Diaspora
Grantmaking
Fundraising
Kerelawanan
Governance
Direktori
CSR
Social Responsibility
Environmental Responsibility

Peluang
Kerja
Beasiswa
Dana Hibah
Agenda
Berjalan
Lalu
Program Mapping (GIS)
Sektor Pemberi
Sektor Perantara
Sektor Penerima


Best Practices








Indonesia Peduli
posted : 04.01.2005

From Indonesia Peduli

For the Victims of Sumatra Quake & Tsunami

 

Indonesia Peduli, a network for a number of credible NGOs, private companies and government institutions in Indonesia, is coordinating relief funds for the victims of Aceh quake & tsunami.

 

Asia’s tsunami death toll has soared above 125,000, more than half of it is on the north coast of Sumatra. Thousands lost their homes and live in makeshift shelters. Lack of food, medical supply and clean water, the living – particularly the children could die in epidemics.

 

Let’s do our best to help our brothers and sisters in Aceh.

 

Kindly please send your donations to:

 

Jl.Pejaten Raya No.5, Jakarta Selatan

Phones:081808602778 AND 0811188037

Jl.Proklamasi No.35, Jakarta Pusat.

Phones:081510143623 AND 0811198092

 

Further info can be found on webpage:www.ibl.or.id/ppf

 

Thank you for your help and God bless you.

 

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

 

 

RINGKASAN BERITA

KONDISI/SITUASI DI ACEH

 

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Korban Gempa-Tsunami

Di Aceh dan Sumatera Utara

21-23 JANUARI 2005

 

 

1.      Info Kebutuhan Mendesak

 

Pengungsi di Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, sampai hari ini terdata 46.285 orang. Mereka terserang demam, gatal-gatal dan muntaber, disebabkan curah hujan yang tinggi di daerah ini. Besarnya jumlah pengungsi ini belum mampu dilayani tim medis yang ada. Dibutuhkan obat-obatan sesuai dengan penyakit tersebut, sembako (beras, gula, minyak goreng, laukpauk berprotein), perlengkapan pendidikan (alat tulis, buku, seragam, sepatu), dan relawan medis.

Keadaan pengungsi di 16 kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan menderita gatal-gatal, sesak napas, batuk dan trauma. Mereka berasal dari Meulaboh dan Banda Aceh, dan tinggal di rumah penduduk. Sampai hari ini di Kecamatan Meukek terdata 113 pengungsi, sementara di Kecamatan Labuhan Haji sekitar 312 pengungsi. Karena jalur transportasi Banda Aceh-Tapak Tuan belum pulih, kebutuhan pengungsi di daerah ini jarang terpenuhi, Mereka membutuhkan sembako (beras, gula, laukpauk berprotein tinggi, minyak goreng), perlengkapan perempuan (pakaian dalam, kerudung, softex), pakaian (untuk anak-anak, perempuan dan laki-laki), nutrisi balita, susu ibu hamil, obat-obatan (sesuai yang diderita) dan rumah tinggal. Selama ini bantuan dari Pemda dan Satkorlak belum mencukupi. Sementara harga beras mencapai Rp 8750,- - Rp 10.000,- /kg.

Di Desa Ujung Serangga, Kabupaten Aceh Barat Daya, di Pulau Kayu jumlah pengungsi tercatat 1991 orang, terdapat 3 orang ibu hamil. Dibutuhkan bantuan sembako (beras, laukpauk, gula, minyak goreng), perlengkapan perempuan (softex, pakaian dalam) dan rumah tinggal.

Kecamatan Tanah Pasir dan Seunodon, Aceh Utara, merupakan titik pengungsian terparah yang jumlahnya mencapai 10.340 orang dan dilayani oleh Posko Wirata. Mereka yang rumahnya hancur itu membutuhkan tenda peleton dan terpal, MCK, tangki air ukuran 1000 liter, sembako (beras, laukpauk berprotein, gula, minyak goreng). Selain itu Posko PMI di Aceh Utara menangani 21.648 orang di 4 kecamatan: Tanah Pasir (4 titik), Seunoddon (3 titik), Samudera (4 titik) dan Muara Batu (7 titik)

Posko di Desa Calang, Kecamatan Keueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, terdata sampai hari ini 3700 orang pengungsi. Saat ini mereka sudah divaksinasi cacar oleh lembaga dari Irlandia, dibangun 50 MCK, tetapi kekurangan sembako (beras, laukpauk berprotein tinggi, gula, minyak goreng). Gempa skala kecil masih terjadi tiap hari. Jalur transportasi darat belum pulih dan direncanakan pengungsi tersebut direlokasi per kecamatan untuk mempermudah distribusi bantuan .

Terdapat sekitar 1000 orang pengungsi di Desa Cot Krueng, Kecamatan Kuto Baro, Kabupaten Aceh Besar yang jauh dari lapangan udara, sampai hari ini kurang mendapat distribusi bantuan.  Sementara itu Posko di Desa Lambro Bileu, Kecamatan Kuta Baro, Banda Aceh yang menangani 600 orang pengungsi melaporkan fasilitas penampungan fisik dan kesehatan sudah ditangani relawan dari dalam dan luar negeri. Kedua desa pengungsi tersebut membutuhkan segera sembako (beras, gula, minyak goreng, laukpauk berprotein tinggi), perlengkapan sholat (sajadah, mukena, sarung).

Jumlah pengungsi di Kecamatan Darul Imamah, Kabupaten Aceh Besar mencapai 963 orang yang tersebar di desa: Nimpuruh, Punie (di pesantren dan persawahan kering), Lamkawih, Meunasah, halaman rumah Sardurah (penduduk) dan SMP I Ulee Kareeng. Meski lokasinya 15 menit dari Bandara tetapi masih kekurangan bantuan. Saat ini mereka membutuhkan segera sembako (beras, laukpauk, gula, minyak goreng), pakaian dalam untuk perempuan dan laki-laki, perlengkapan dapur (kompor, alat penggorengan, panci, ketel), perlengkapan sholat (mukena, sarung, sajadah), sarana pengobatan (mereka harus bejalan 1-2 km ke posko kesehatan) dan pembuatan sarana MCK.

Sampai hari ini di Kota Banda Aceh 80% mayat sudah dievakuasi yang difokuskan di pedalaman. Pembersihan rumah pengungsi mulai berjalan tetapi pengungsi belum berani menempati kembali karena distribusi bantuan masih terfokus di Posko. Posko mahasiswa di Desa Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, yang menangani 600 orang pengungsi camp (hidup dalam tenda) dan 2400 orang tinggal di rumah penduduk membutuhkan bantuan sembako (minyak goreng, gula, laukpauk berprotein tinggi), perlengkapan masak (panci, ketel, alat penggorengan, kompor), perlengkapan tidur (selimut, tikar tebal, bantal), dan tenda. Selama ini Pemda hanya memberi bantuan beras dan mie instant. Sementara posko di pendopo Gubernur dalam keadaan tercukupi. Sejumlah sungai meluap airnya akibat hujan dan gempa skala kecil terjadi tiap malam.

 

 

2. Info Umum

 

Pos UNHCR di Meulaboh (dekat posko JRK-Medan) membayar pengungsi untuk bongkar muat barang di gudang. Akibatnya, Posko JRK yang bekerja atas dasar kesukarelawanan, kesulitan mendapat bantuan untuk pekerjaan yang sama. UNHCR juga membayar perusahaan jasa angkut lebih dari tarif yang berlaku, yang berdampak kenaikan tarif cargo sebesar 300%-500% di Medan. Biaya pengiriman barang menggunakan kapal yang bermuatan 10 ton dari Meulaboh ke Tenoum, yang semula Rp 1,5 juta naik mencapai 5-10 juta. Persoalan ini menjadi masalah genting yang dihadapi JRK (mungkin juga akan dihadapi organisasi masyarakat sipil Indonesia lainnya) yang memiliki dana terbatas. Diduga, hal semacam ini tidak hanya terjadi di Meulaboh dan Medan saja.

 

Sampai saat ini JRK tidak diperbolehkan mendistribusikan bantuan langsung ke pengungsi di Meulaboh, Aceh Barat, namun bantuan harus masuk gudang Satkorlak (dibawah kendali militer) dan kemudian Satkorlaklah yang mendistribusikannya, tanpa melibatkan JRK.

 

Hari ini Kontras dan Walhi dari Medan serta TI mengirim bantuan ke Meulaboh. Khususnya Walhi mengirim bantuan berupa: beras, roti, obat-obatan, minyak goreng, minyak tanah, solar, bensin, pakaian dalam, pakaian anak-anak dan dewasa, sajadah dan kain sarung untuk didistribusikan ke Posko  Jl. Nasional Gg. Kwini, Meulaboh. Besok (24/1/05) juga akan dikirim bantuan serupa. Relawan Walhi berjumlah 272 orang, tersebar di Banda Aceh, Meulaboh/Aceh Barat, Calang dan Tenoum/Aceh Jaya, Takengon/Aceh Tengah, dan Singkil. Sedangkan relawan JRK telah membuka posko di Calang dan Tenoum, Aceh Jaya.

 

Walhi Medan, TRK Jakarta, dan JRK berusaha membuka jalur transportasi darat, udara dan laut ke Tenoum, Aceh Jaya. Daerah ini terisolir dan jumlah pengungsinya banyak. Selain itu Rainbow Warrior, kapal milik Greenpeace, membantu pendistribusian barang dan relawan ke tempat ini.  Oxfam GB juga berencana mengirim tenaga ahli dan peralatan untuk membangun sarana air bersih. Bantuan ke Tenoum mulai berdatangan, meski dalam jumlah yang masih terbatas, seperti JRK Medan hari ini mengirim 5 relawan dan 3 truk berisi logistik.

 

Bantuan logistik dari Gereja ditolak oleh pengungsi di Binjai, Sumatera Utara karena diragukan kehalalannya.

 

Forum LSM Aceh mengirim tim dokter ke  7 titik pengungsian di Kota Banda Aceh, yaitu  kantor DPRD Banda Aceh, Meunasah Mon, Jembatan Lamyong, serta di Aceh Besar, yakni Lamreh, Mata Ie, Indrapatra, dan Tungkup. Selain itu Sekretariat Koalisi di Jakarta memberangkatkan 1 dokter dan 9 perawat (paramedis) ke Meulaboh pada 22 Januari 2005. Sampai sekarang masih dicari relawan dokter anak, dokter kulit, THT, internist, dan 3 dokter umum

 

Tim Pendidikan PKPU di Aceh bersama IHH dan Islamic Welfare Inggris sedang mensurvey lokasi untuk pembangunan rumah yatim piatu. Pembangunan ini ditargetkan akan dilakukan di setiap kabupaten di NAD.

 

Sementara Posko PCC Banda Aceh membutuhkan pasokan beras. Posko Muhammadiyah di Lhokseumawe sampai hari ini membagikan daging Idhul Adha khusus untuk pengungsi di rumah penduduk. Sejumlah 4 ekor sapi dan 17 ekor kambing dibagikan ke Kecamatan Tanah Pasir, Samudra dan Blang Mangat (Aceh Utara) dan Kota Lhokseumawe

Rekomendasi/Action Alert

 

1.       Kebutuhan Pengungsi/survivor Bencana
 

·    Lokasi pengungsian di Aceh Selatan, Pidie, dan Aceh Utara yang tidak terisolasi justru pengungsinya banyak menderita sakit, MCK kurang memadai,  dan kekurangan bahan pangan.

·    Penting diperhatikan untuk tetap memberikan bantuan kepada pengungsi yang mulai kembali ke rumahnya, sehingga bantuan tidak hanya difokuskan di pos-pos bantuan yang ada.

·    Agar memperhatikan kebutuhan  pengungsi perempuan baik yang hamil, menyusui maupun kebutuhan reproduksi perempuan pada umumnya seperti pakaian dalam, softex, kerudung dan obat-obatan untuk kesehatan reproduksi (keputihan, jamur yang menyerang alat reproduksi)

·    Penting untuk memikirkan relokasi pengungsi yang terisolasi ke titik pengungsian yang mudah dijangkau oleh distribusi bantuan.

 

2.       Relawan

·         Bagi posko yang membutuhkan relawan medis dan bantuan sembako, pakaian, minyak tanah, solar, di Aceh Jaya dan Meulaboh, harap menghubungi atau berkoordinasi dengan Posko Walhi, Kontras dan JRK di lokasi tersebut.

 

3.       Kebutuhan Koordinasi Kerja Emergency-Relief

·         Perlu ada upaya bersama dari Organisasi Masyarakat Sipil dalam dan luar negeri untuk melobi proses pendistribusian bantuan di Meulaboh Aceh Barat, sehingga bantuan dapat dengan segera tersalurkan ke korban tsunami yang membutuhkan dan tidak terhambat dengan proses pemusatan bantuan di gudang Satkorlak/TNI

·         Dihimbau agar semua pihak tidak dengan sengaja membayar tarif angkutan lebih mahal daripada semestinya. Kita perlu secara serius memikirkan agar kerja-kerja emergency relief yang dilakukan oleh berbagai institusi, khususnya institusi dengan sumber dana cukup besar, tidak berdampak kenaikan tarif di berbagai sektor, seperti halnya kenaikan tarif angkutan sebesar 300 – 500% yang sudah terjadi. Tidak mustahil bahwa harga bahan-bahan pangan pun akan mengalami kenaikan drastis, dan pada gilirannya dapat mengakibatkan dampak jangka panjang yang negatif bagi kehidupan masyarakat karena persoalan daya beli. Memberikan upah untuk masyarakat atas kerja-kerja pendistribusian bantuan yang mereka lakukan merupakan hal yang amat baik, namun perlu pula kita pikirkan strategi bersama agar  praktek tersebut  tidak merusak semangat sosial – kegotong-royongan.

·         Kepada seluruh Organisasi Masyarakat Sipil, dalam dan luar negeri, yang saat ini melakukan operasi emergency relief di Aceh, agar berhati-hati tehadap isu yang mendiskreditkan bantuan berdasarkan sentimen suku, ras, agama, dan golongan.

 

 

Dikelola Oleh [assembled by]:

 

YAPPIKA – Aliansi Masyarakat Sipil untuk Demokrasi

JL. PEDATI RAYA No. 20, RT 007/009, JAKARTA TIMUR 13350, Tel: (021) 8191623 – hunting; Fax: (021) 850 0670 / 8590 5262

Email:  advocacy@yappika.or.id  or  abdi@indo.net.id

 

Contact Person: Tuti/Ferry [info kondisi pengungsi/for refugee conditions];

Iko/Nuhikmah [info transportasi dan pos transit/for transportation issues and transit post information];

Yenni/Yudhi/ Ajeng [back-up]

 

Nomor lain yang bisa dihubungi:

Tuti (0817 9286252), Yudi (0812 1071938), Iko (0818 202815),

Yenni (0811 820644), Ajeng (0818 724704), Ferry (0813 192 15522) 

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Penerbitan tentang pemulihan Bencana dari IDEP

Yayasan IDEP, sebuah LSM lokal telah menyusun informasi tentang program pemulihan setelah bencana alam yang cocok untuk didistribusikan ke organisasi-organisasi dan masyarakat di Aceh. Informasi ini disampaikan dalam format dan bahasa yang sederhana, isinya singkat padat dan tepat, menggunakan gambar-gambar dan sesuai dengan topik-topik penting seperti kebersihan, gizi, isu tentang perempuan, stres, dll. Informasi ini ditujukan kepada masyarakat jadi mereka bisa membantu diri mereka sendiri dalam proses pemulihan.

Kami mempunyai stok penerbitan berikut yang siap disebarkan (masing-masing 10,000pcs) :

Selebaran tentang "Menghindari Penyakit dan Sanitasi"
Spesifikasi :
A4 bolak-balik, siap difotokopi
Topik : penjelasan tentang sanitasi & menghindari penyakit

Buku Panduan Kecil “Tentang Pemulihan Bencana”
Spesifikasi :
A5 x 8 halaman
Topik : Tentang Tsunami, kebersihan, gizi, isu tentang perempuan, cara-cara untuk menghindari stres

Penerbitan lainnya sedang disiapkan juga.

Kunjungi : www.idepfoundation.org/aceh_pubs.html untuk mendownload contoh publikasi ini.
Bila Anda ingin mendapatkan publikasi ini melalui pos kilat silahkan hubungi kami di :
publications@idepfoundation.org

Panduan Umum Penanggulangan Bencana oleh Masyarakat (PUPBM) - 404 halaman cocok untuk difotokopi

Buku panduan ini termasuk saran-saran untuk ketiga tahap-tahap penanggulangan bencana yaitu : penghindaran, penanganan dan pemulihan. Panduan ini bisa digunakan oleh LSM dan masyarakat untuk menyiapkan dan menghindari dampak negatif dari bencana, memberi saran tentang apa saja yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk mengurangi kefatalan dan kerusakan, dan saran-saran tentang apa yang bisa dilakukan sesudah bencana terjadi. Kami akan mengirim salinan asli gratis satu set buku ini kepada organisasi/orang yang terkait. Diluar persediaan tersebut, organisasi-organisasi dipersilahkan untuk memesan Panduan ini dalam jumlah yang dibutuhkan. Kami akan meminta biaya fotokopi dan pengiriman untuk order tersebut.

IDEP memberikan ijin untuk memperbanyak publikasi ini untuk tujuan non-komersial dalam program penanganan bencana. Tetapi isinya tidak boleh diubah.

Mohon sebarkan informasi ini kepada orang-orang yang membutuhkan dan bisa menggunakannya penerbitan ini. Terima Kasih.

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan mengubungi: publications@idepfoundation.org

 ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Disaster Recovery Publications from IDEP

IDEP, a Bali Based local NGO, has produced information about recovery after natural disasters, which is appropriate for distribution to organizations and the people of Aceh. This information is conveyed in a simple format – simple language, the contents are precise and relevant, using pictures, and relating to important topics such as sanitation, nutrition, women's issues, stress, etc. It is aimed at the people so they can help themselves in the recovery process.  

Currently we have the following in stock, ready for distribution (10,000 pcs each) :

Fact Sheet “Menghindari Penyakit dan Sanitasi

Specs
: A4 double-sided, photocopy-able
Topic : avoiding sickness, and sanitation tips

Booklet “Panduan Kecil tentang Pemulihan Bencana

Specs : A5 x 8pages, photocopy-able
Topic : About tsunamis, sanitation, nutrition, women's issues, post traumatic stress self help

Note : Other related publications are being prepared now.

Go to : www.idepfoundation.org/aceh_pubs.html  to download these publications from our website.
To have them sent to you directly contact us on : publications@idepfoundation.org

IDEP has also produced a Community Based Crisis Response (CBCR) Manual, 404 pp, in draft photocopy format.
This guide gives clear advice on the three stages of disaster relief: mitigations, response and recovery.
This information can be used by people to prepare and avoid negative impact from disaster, advice on what people can do to reduce fatalities and damage, and advice on what can be done before disaster strikes. We will send one master copy free of charge to concerned organizations/individuals. Further copies can be ordered from our office for basic photocopying & shipping fees.

IDEP grants permission to reproduce these publications for non-commercial disaster management purposes. However the contents may not be altered.

Please pass this information on to those you know will need and use it. Thank You.


For further information, please contact : publications@idepfoundation.org

=======================================================================

 

liNKS TO ACEH CARE

 

ACEH CARE is an online information resource managed which
continuously updates information on the post disaster condition in Aceh and North Sumatra.

To get updated donation tracking info, please click:
http://www.acehcare.com/donations.asp

To get updated news on post disaster condition and official reports,please
click: http://www.acehcare.com/news.asp (latest report: Report from UNOCHA (1 February 2005)
To access contact info on government & army's information centers as
well as relief organizations in Indonesia and overseas, please click:
http://www.acehcare.com/organizationlist.asp

To access info on International NGO's Activities on Indonesia
Eartquake and Tsunami by Sector, please click:
http://www.acehcare.com/newsdetail.asp?id=123

We would like to invite you to send or share any information (news,report,etc)
   1. Donation distribution
   2. Info on vendors/wholesellers for donation goods/services
   3. Volunteer vacancies and applications
   4. etc.
Please kindly send your information to : acehcare@cemexasia.com

Thank you for your kind attention and cooperation.

Best regards,
Dian Safitri
Institutional Relations of PT CEMEX Indonesia

 


Latest News :
- 26.01.2007-Laporan Filantropi Gempa Yogyakarta Jawa Tengah
- 26.01.2007-Hasil Penelitian Kedermawanan Sosial di Lingkungan Gereja Katolik
- 22.11.2006-Susunan Acara Konsultasi Nasional Filantropi, Hotel Santika, 23 November 2006
- 22.11.2006-Konsultasi Nasional Filantropi Indonesia 2006
- 22.11.2006-Menimbang CSR secara Rasional
- 22.11.2006-Bisnis dan "Corporate Philanthropy"
- 22.11.2006-Akuntabilitas Pengelolaan Bantuan Masyarakat Sipil
- 12.07.2005-Tabel daftar Giving Channeling Receiving July 2005
- 17.03.2005-Tsunami Relief
- 23.02.2005-Pemenang Philathropy Research Award 2
copyright 2004.Prakarsa Penguatan Filantropi